Apa itu mesin DOHC, SOHC & OHV ?

perfss1Citra Asri Buana ( Dealer Resmi Suzuki Indonesia ) - Banyak produk otomotif dipasaran yang memiliki teknologi mesin yang berbeda - beda. Baik untuk kendaraan roda dua atau kendaraan roda empat tidak terlepas dari yang namanya perkembangan teknologi mesin. Produsen kendaraan berlomba - lomba untuk menyajikan produk terbaiknya. Mesin yang irit, responsif & ramah lingkungan ialah salah satu tujuan produsen kendaraan bermotor mengembangkan teknologi mesin.

Didalam sebuah mesin ada istilah DOHC, SOHC dan OHV. Istilah itu sering tertera pada brosur iklan kendaraan bermotor. Perbedaan mesin berjenis DOHC, SOHC dan OHV ini terletak pada konstruksi head enginenya. Hal ini berimbas pada cara kerja mesin pada masing-masing jenis head engine. Oleh sebab itu mesin dengan head engine berjenis DOHC, SOHC dan OHV tentu mempunyai perbedaan. Disamping itu, pada ke tiga jenis mesin tersebut akan memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing.

Lalu apa perbedaan DOHC, SOHC dan OHV beserta cara kerja masing-masing jenis head enginenya?

 

Head Engine DOHC

dohc engine
 

DOHC atau Double Over Head Camshaft ialah mesin dimana Cara kerjanya menggunakan 2 camshaft dalam 1 sistem head engine. 1 camshaft untuk intake dan 1 camshaft untuk exhaust. DOHC akan memberikan kelebihan performa putaran mesin yang lebih ringan, terutama di putaran atas. Hal ini dikarenakan intake dan exhaust mempunyai camshaftnya sendiri-sendiri, maka mesin lebih ringan untuk menggerakkan camshaft. Dengan sistem ini akan memberikan keuntungan mesin DOHC akan bertenaga lebih besar. Hal ini karena tenaga yang keluar dari crankshaft tidak terbuang banyak untuk menggerakkan camshaft. kelebihan dari mesin berjenis DOHC yang lain ialah pada kecepatan tinggi, torsi mesin DOHC lebih baik. Namun mesin berjenis DOHC tetap memiliki Kekurangan yaitu biaya yang lebih mahal daripada mesin dengan jenis lain karena kontruksi head engine akan lebih besar. Selain itu mesin berjenis DOHC lebih Boros dalam mengkonsumsi bahan bakar. Harga pembuatan dan perbaikan untuk mesin DOHC pun lebih mahal. Suku cadang yang dibutuhkan lebih banyak. Disamping itu mesin berjenis DOHC berbobot lebih berat dibanding mesin dengan jenis lain.

Contoh mobil Suzuki yang menggunakan mesin berjenis DOHC ialah Suzuki Karimun Wagoon R, Suzuki New Grand Vitara, Suzuki New Splash, Suzuki Ertiga & Suzuki All New Swift

 

 

 

Head Engine SOHC

sohc engine
 

SOHC adalah Single Over Head Camshaft. Cara kerja sistem SOHC ini hanya menggunakan 1 camshaft untuk menggerakkan rockerarm (tuas yang merubah putaran camshaft menjadi gerakan naik turun untuk menggerakkan valve atau klep atau katup). Mesin yang menggunakan sistem ini, tenaganya lebih kecil dibandingkan mesin yang menggunakan sistem DOHC karena dengan 1 camshaft harus menggerakkan seluruh rockerarm (rockerarm intake dan rockerarm exhaust) meskipun dengan kapasitas mesin yang sama. Kelebihan dari mesin SOHC ialah Mesin yang menggunakan sistem ini relatif lebih murah dibandingkan mesin yang menggunakan sistem DOHC. SOHC bertorsi lebih baik pada putaran rendah karena lebih ringan (memutar mesin). Suku cadang yang lebih sedikit jika dibanding dengan DOHC.

Contoh mobil Suzuki yang menggunakan mesin berjenis SOHC ialah Suzuki APV, Suzuki Carry & Suzuki Esteem

 

 

 

Head Engine OHV

ohv engine
 

OHV adalah Over Head Valve. Cara kerja sistem OHV ini sama halnya dengan SOHC, tetapi posisi camshaft ini berada dibawah  didekat dengan crankshaft. Rockerarm di gerakkan oleh push rod. Jadi dari camshaft berputar menggerakkan push rod, lalu push rod tersebut mendorong atau menggerakkan rockerarm. Sistem ini rata-rata digunakan mesin yang kecil (mesin yang mengharuskan berdimensi kecil tapi kapasitas mesin besar), seperti mesin pemotong rumput, mesin pompa air. atau mesin yang membutuhkan torsi besar.