Haruskah Mengisi Ban Kendaraan Kita dengan Nitrogen??

NitrogenTireFillCitra Asri Buana ( Dealer Resmi Suzuki Indonesia ) - Semakin berkembangnya jaman maka semakin maju juga kecanggihan teknologi saat ini. Begitupun dibidang otomotif. Di bagian mesin, sistem keamanan, kenyamanan dan fitur fitur lain semua semakin canggih mengikuti tuntutan perkembangan. Bahkan hingga hal - hal yang bisa dibilang sepele seperti udara pengisi ban pada kendaraan semakin maju. Dulu kendaraan umum menggunakan angin biasa dari kompressor atau pompa kini sudah banyak kendaraan yang mengisi bannya dengan menggunakan nitrogen. Saat ini pengisian ban dengan menggunakan angin nitrogen memang sudah tidak asing lagi, terutama di sejumlah pom bensin. Meskipun harganya lebih mahal jika dibanding dengan pengisian udara konvensional, namun banyak pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat yang lebih memilih menggunakan angin nitrogen dibandingkan dengan angin biasa.

Lalu apa yang menjadi kelebihan pengisian ban kendaraan dengan nitrogen jika dibanding dengan angin biasa?

 

Kelebihan Mengisi Ban dengan Nitrogen

Hal ini dilakukan pemilik kendaraan lantaran keuntungan yang diberikan nitrogen lebih banyak, seperti pepatah “Ada harga, ada rupa”, yang artinya harga mahal yang diberikan tentunya akan memberikan hasil atau kualitas yang baik. Sama halnya yang disampaikan oleh Hery Maylanda selaku Consumer Product Planning Bridgestone yang mengatakan bahwa mengisi ban dengan nitrogen memang lebih dianjurkan karena efek ke depannya bisa membuat ban menjadi lebih tahan lama. Tidak hanya saat ban baru saja, tetapi pengisian dengan nitrogen bisa dilakukan berkala saat pengisian angin ban kendaraan.

 img0238

Pengisian angin biasa bisa pada ban bisa menyebabkan karat pada ring velg, karena angin yang dimasukkan ke dalam ban mengandung uap air. Semakin banyak uap air yang ada, maka bisa meresap ke lapisan ban melalui pori-pori ban tersebut. Jika lapisan tersebut terkontaminasi dengan air akan menjadi berkarat dan menyebabkan pelepasan antara lapisan di dalam ban yang berujung pada kerusakan lebih cepat dari seharusnya. Apa lagi jika menggunakan sistem tubeless dimana tidak menggunakan ban dalam sebagai penampung udara. Sedangkan untuk nitrogen sendiri tidak mengandung uap air.

 

Menggunakan nitrogen juga bisa membuat ban lebih empuk sehingga lebih nyaman dalam berkendara. Ban yang digunakan juga tidak akan cepat panas karena ban yang berisi nitrogen mempunyai jumlah molekul lebih besar sehingga tidak mudah kempis dan panas. Selain itu, kelebihan lainnya jika menggunakan nitrogen adalah tekanan ban lebih terjaga lama, daya cengkram dan kinerja ban menjadi optimal, memperpanjang umur pemakaian ban karena tekanan tepat, dan ban juga akan habis secara merata.

 

 

Catatan :

Yang perlu diingat jika menggunakan angin nitrogen adalah jangan mencampur angin nitrogen dengan angin biasa. Karena jika hal ini dilakukan, maka akan membuat tekanan ban cepat naik. Bahkan akan lebih tinggi tekanannya dibandingkan dengan angin biasa. Jadi sangat disarankan saat kita ingin beralih dari angin biasa menjadi nitrogen, untuk menguras terlebih dahulu angin pada ban hingga benar - benar habis dan begitupun sebaliknya.