Tips Menjaga Mobil Tetap Bersih di Musim Hujan

30036 1223689347 large

Citra Asri Buana ( Dealer Resmi Suzuki Indonesia ) - Untuk kita yang sehari-hari beraktiftas menggunakan kendaraan khususnya mobil, menjadi tugas pen­ting harus menjaga mobil tetap bersih. Banyak orang beranggapan kondisi mobil akan mencerminkan bagaimana pemiliknya. Mobil menjadi lebih cepat kotor dari biasanya ketika musim penghujan. Bahkan sering kali saat mencuci mobil pada pagi hari, ketika sore mobil sudah kembali kotor usai terkena hujan pada siang hari. Namun kita tidak perlu bolak-balik ke tempat cuci mobil dan mengeluarkan uang lebih banyak di musim hujan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan sendiri tanpa harus membayar jasa orang lain.

Lalu bagaimanakah caranya? Apa yang harus dilakukan agar mobil tetap bersih disaat musim penghujan meskipun dipakai beraktifitas?

 

  efek daun talas  
 

Salah satu caranya ialah membuat efek daun talas pada bodi mobil. Peralatan dan bahan yang digunakan pun sudah banyak dijual di pusat perbelanjaan. Seperti cairan quick wax, kain chamois, dan kain microfiber. Waktu yang dibutuhkan juga tidak lama, luangkan sekitar 1 jam sudah bisa menjaga bodi mobil tetap bersih.

Dengan kehadiran la­pisan wax, membuat air enggan menempel di bodi mobil kita. Namun lapisan ini akan lebih cepat hilang saat musim hujan karena sifatnya yang tidak permanen. dan memang sudah seharusnya lapisan wax hilang dalam beberapa kali pencucian mobil.

Langkah pertama yang harus dilakukan ialah mencuci mobil dengan bersih. Khusus bodi kita harus teliti dan pastikan setiap sisi sudah kering. Menggunakan kain chamois menjadi hal penting agar sisa-sisa air cucian tidak membekas. Ini menjadi salah satu penyebab water spot karena lalai dalam mengeringkan bodi.

Usai bodi bersih dan kering, oleskan wax atau coat yang bisa didapatkan pada pusat perbelanjaan atau toko khusus menjual aksesoris mobil. Direkomendasikan menggunakan wax atau coating oles karena umumnya mempunyai efek jangka panjang.

Ratakan wax atau coating dengan spon pada satu area kemudian ratakan dengan kain microfiber. Kembali ketelitian diperlukan saat memoles bodi mobil dengan cairan khusus ini. Bila ada yang tertinggal, bukan tidak mungkin bisa menimbulkan bercak.

Selesai memoles seluruh bodi mobil dengan wax atau coat, bodi mobil akan lebih terlindungi dan bisa mencegah timbulnya water spot. Tetapi bukan berarti selesai sampai disini. Air hujan mungkin akan jatuh dan tidak menempel di bodi, tetapi cipratan dari ban atau mobil di depan tetap bisa membuat mobil tetap kotor.

Solusinya ketika sampai di rumah, langsung bilas dengan air bersih dan lap mobil dengan kain chamois. Jangan ditunda untuk membilas mobil kita, karena bila sudah lebih dari 12 jam bisa menimbulkan efek water spot. Dengan lapisan wax yang sudah diaplikasikan pada mobil, kotoran air tanah yang menempel lebih mudah untuk dibersihkan.

Selain itu lakukan waxing setidaknya satu bulan sekali hingga tiga atau empat bulan. Hal ini guna memperkuat lapisan wax pada mobil sehingga bekas air hujan semakin sulit menempel dan jatuh dengan sendirinya la­yaknya air di daun talas. Jadi tidak ada lagi alasan mobil selalu kotor dikala musim hujan.

 
 
  water rapellent  
 

Bila wax dapat membuat efek daun talas di bodi mobil, water repellent kita perlukan untuk memberi efek serupa di permukaan kaca. Perannya menjadi kian penting saat mobil Anda berjenis hatchback yang tidak dilengkapi dengan wiper. Visibilitas akan terganggu saat hujan turun bila air menempel di kaca.

begitupun dengan jendela depan dan spion. Keduanya perlu mendapat perlindungan ekstra sehingga tak merepotkan saat hujan turun. Sedangkan kaca depan, tentu akan terbantu oleh usapan wiper dan washer.

 
 

sumber